Senin, 26 Mei 2014

PMII Komisariat Sunan Giri Bima, Gelar RTK ke VII


bumiciwintara.blogspot.com
Foto : Proses Berlangsungnya RTK
Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) Sunan Giri Bima, Kamis, (22 Mei 2014) menggelar Rapat Tahunan Komisariat (RTK) ke Tujuh. Di aula SMA Al-Ma’rif Kota Bima. Acara dihadiri oleh Puluhan anggota dan Kader PMII komisariat Sunan Giri (STIT Sunan Giri Bima) tersebut berlangsung meriah. Bukan hanya dari internal Komisariat Sunan Giri saja, tetapi juga Komisariat dari kampus lain juga turut memeriahkan saat pembukaan Acara RTK Berlangsung. bahkan, Unsur Badan Pengurus harian Pengurus Cabang PMII Bima Juga turut memeriahkan RTK PK PMII Sunan Giri Bima. 

Tujuan digelarnya acara tersebut selain untuk memenuhi kewajiban Organisasi sebagaimana diamanatkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PMII, Juga didalamnya di bahas berbagai macam Rencana strategi, sistem kaderisasi dan manajemen PMII Serta Pergantian Kepemimpinan ditingkat Komisariat yang di sepakati dalam tiap Pleno-Pleno sidang RTK.
Saat acara RTK berlangsung dimana kepengurusan yang Lama (akan didemisoner) menyampaikan laporan perkembangan (Progress Report) selama satu tahun memimpin tentunya dengan memperhatikan hasil capaianya selama memimpin Komisariat.

Rabu, 14 Mei 2014

Gelar PKD Se Nusa Tenggara, PC PMII Bima mantapkan berbagai Persiapan

bumiciwintara.news

Latihan Padura (Bentuk Persiapan Pra PKD)
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Bima memantapkan berbagai macam persiapan teknis menjelang digelarnya Kaderisasi Basic Training tahap 2, atau disebut Pelatihan Kader Dasar (PKD) yang akan dilaksanakan pada tanggal 21- 26 Mei 2014 mendatang,rapat persiapan teknis tersebut berlangsung di Auditorium FKGMNU (Forum Komunikasi Generasi Muda Nahdlatul Ulama Bima. (Selasa/13/05 2014.) Persiapan tersebut adalah pembagian dan pembahasan tugas pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing Bidang yang terlibat dalam kepanitiaan. Hal itu dilakukan agar semua yang terlibat dalam kepanitiaan bisa mengetahui dan menguasai konsepsi acara mulai pada tahap pembukaan sampai pada tahap Finishing Acara agar memperoleh hasil yang maksimal.

Peserta yang terlibat dalam PKD sekarang bukan hanya dari Perwakilan Komisariat PMII Bima saja tapi juga Perwakilan PMII se Nusa Tenggara (Mataram, Lotim, Loteng, KSB, Sumbawa, Dompu, Kupang dan PMII Cabang Ende). sementara target peserta yang di rencanakan sebanyak 56 Orang. dengan Kuota Peserta dari PMII Bima 40 orang dan PC PMII di Luar Bima masing-masing merekomendasikan 2 orang  Per Cabang.

POLIGAMI ALA AKTIFIS GERAKAN

adhinnews



BUNYAMIN YAKUB (KETUM PC PMII BIMA)
Sunah rasul tentang menikah sampai 4 ikali sekarang banyak disalah artikan oleh umat, banyak diantaranya yg menjadikan Sunah tersebut sebagai tameng atas nafsu semata, contoh: menikah dengan perempuan yg lebih muda dan segar dr istri sebelumnya, yang walaupun benar secara fiqh, "Ar-Rijalu kauwuna ala Nisa" berarti secara harfiah bahasa lelaki adalah pemimpin Perempuan, tetapi sebagai lelaki tidak boleh menafsirkan hanya sebatas itu saja, agar kita bisa lebih tuntas memahami sunah tersebut diatas. Nah sekarang saya ingin menulis tesis tentang sunah menikah ideal sampai 4 kali ala aktifis Gerakan:
1. Menikah Biologis
Pernikahan ini memang tak bisa kita nafikan sebagai kebutuhan biologis yg harus kita penuhi sebagai manusia normal pada umumnya, apapun dalilnya, secara objektif tetap faktor utamanya adalah penyaluran hasrat biologis (nafsu).
2. Menikah Ekonomis
 Pernikahan yang kedua akan lebih mengedepankan faktor ekonomi semata, dalam hal ini lelaki akan berpikir plus minus menikah secara  faktor ekonomi. Biasanya akan dialami oleh lelaki yang telah bosan dengan lemahnya ekonomi atau ingin meningkatkan nilai ekonomi dirinya.

Minggu, 11 Mei 2014

“Rekonstruksi Nilai-Nilai Budaya Bima Menuju Profesionalisme Organisasi”. (PKD VII) PMII BIMA
adhinnews



Pelatihan Kader Dasar atau  disebut PKD merupakan pengkaderan formal basic kedua pada tingkat kaderisasi PMII pasca Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA). Oleh karena fase ini adalah tahap lanjutan, maka persoalan doktrinasi nilai-nilai dan missi PMII, penanaman loyalitas dan militansi gerakan, sudah tuntas sehingga fokus garapannya adalah mewujudkan kader-kader PMII yang lebih dari sekedar militan, mempunyai komitmen moral, dan dasar-dasar kemampuan praksis untuk melakukan amar ma’ruf nahi munkar.

Untuk menunjang proses pembelajaran kader, kami mengadakan program pra-Pelatihan Kader Dasar (PKD) dengan tema “SMART in The World”. Teknis program ini berupa pembekalan khusus selama 3 Hari dengan cara melakukan pelatihan-pelatihan tentang materi-meteri PKD sebagai stimulan awal agar olah wacana calon peserta PKD lebih mendalam. Selain bertujuan menambah pengetahuan, mempertajam wacana, mengasah fikir, program ini juga sebagai forum silaturrahim intelektual keluarga besar PMII Bima.

Dengan mengusung tema “Rekonstruksi Nilai-Nilai Budaya Bima menuju Profesionalisme Organisasi”. dalam PKD-VII kali ini, PC. PMII Bima berupaya kembali memikirkan budaya Bima secara serius sudah lama ditunggu-tunggu. dengan mengkolaborasikan antara Sistem Kaderisasi Formal yang menyuguhkan materi - materi penunjang arah gerak dan penanaman ideologi (Terutama Pemahaman Tentang Ahlusunnah Waljama'ah)  dengan Karakter ke-Bima-an sebagai cerminan Budaya yang Religius./(Baca: Jejak Islam di Bima pada Abad Ke 15)
 

Jumat, 09 Mei 2014

PMII BIMA DALAM AKSI PEMILU DAMAI - ANTI GOLPUT






pmiinews
AKSI DAMAI PEILU LEGISLATIF 2014 -
ANTI GOLPUT, TOLAK POLITIK UANG


Sejumlah anggota dan Kader PMIII Bima Turut mendukung Jalannya pesta Demokrasi Pemilu Legislatif 2014,(08/03). Dalam aksi tersebut PMII Bima meminta kepada seluuruh lapisan masyarakat agar menggunakan Hak pilihnya sebagai warga negara tanpa tekanan dan paksaan dari kalangan pemangku kepentingan tetentu.

selain Berorasi, PMII juga menandatangani Pakta Integritas PEMILU DAMAI dan ANTI GOLPUT pada spanduk kain putih yang mencerminkan Pemilu Bersih anti Politik uang. PMII mengingatkan kepada aktor Politik yang bertarung pada kancah Pemilu Legislatif agar tidak sekedar menggumbar janji-janji kosong untuk mempengaruhi Dukungannya tapi juga perlu adanya Sebuah Gebrakan Pasti yang tertananam di benak masyarakat. seperti Mengajak masyarakat untuk menjadi Pemilih yang Cerdas tidak menjual suara hanya untuk kepentingan sesaat.